Mengenal Apa Itu Saham dan Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui

Investasi sangat diperlukan bagi Anda yang memiliki tujuan keuangan jangka pendek, menengah dan panjang. Tujuan seseorang melakukan investasi pun beragam, misalnya untuk beli rumah, biaya menikahan, biaya pendidikan anak, biaya untuk berangkat ibadah haji/umrah, atau biaya untuk berlibur, jalan-jalan keluarga hingga untuk membiayai hidup ketika pensiun di hari tua nanti.

Pilihan investasi juga sangat beragam antara lain investasi pasar modal ( Saham, reksa dana, obligasi, sukuk), investasi emas ( Emas logam mulia/batangan, emas perhiasan) dan investasi properti ( Tanah, rumah, apartemen).

Lalu, menyoal tentang investasi tentu berbeda-beda. Tapi bagi Anda yang bermodal kecil tak perlu khawatir karena investasi itu modalnya terjangkau. Salah satunya jenis investasi di pasar modal yang memiliki keuntungan tinggi, Namun juga berisiko tinggi adalah saham, Anda kini bisa  mulai investasi saham dengan modal hanya Rp100.000 saja.

Saham termasuk salah satu jenis investasi yang sedang trend dan paling diminati oleh masyarakat sekarang ini. Hal ini terjadi karena investasi ini dapat mendatangkan banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika seseorang memegang saham dari suatu perusahaan.

Mengenal Apa Itu Investasi Saham dan Jenis-jenisnya

Mengenal Apa Itu Saham dan Jenis-jenisnya yang Perlu Diketahui

Saham adalah surat berharga yang menjadi tanda bukti kepemilikan perorangan atau badan suatu usaha sebagai penyertaan modal pada suatu perusahaan. Sehingga, ketika kita memiliki satu lembar saham, artinya kita telah mempunyai satu bagian kepemilikan.

Berjalannya waktu bentuk kepemilikan saham tidak lagi berupa lembaran-lembaran kertas, akan tetapi berupa account atas nama pemilik saham tanpa warkat. Saham sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dan memiliki kelebihannya masing-masing, berikut ini jenis-jenis saham yang perlu diketahui.

1. Income Stock

Income stock adalah jenis saham dengan pembayaran dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan tahun sebelumnya. Adapun nilai yang diberikan bisa tinggi karena kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya secara teratur.

2. Blue Chip Stock

Saham blue chip adalah jenis saham penggerak dalam indeks industri sejenis, bahkan indeks keseluruhan. Emiten yang sahamnya tergolong blue chip biasanya mempunyai pendapatan yang stabil dan selalu membagi-bagikan dividen.

3. Saham Atas Unjuk (Bearer Stock)

Saham atas unjuk (bearer stock) adalah jenis saham yang nama pemiliknya tidak dituliskan supaya mudah dialihkan dari satu investor ke investor lainnya. Pemegang jenis saham ini diakui sebagai pemilik dan punya hak untuk hadir pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

4. Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham Preferen (Preferred Stock) merupakan jenis saham yang paling banyak digunakan. Jenis saham ini akan mendapat bagian hasil tetap dan mendapatkan prioritas utama dari hasil penjualan aset jika perusahaan bangkrut.

5. Saham Biasa (Common Stock)

Saham biasa (common stock) adalah jenis saham yang memiliki hak klaim yang didasarkan pada laba atau rugi yang diperoleh perusahaan atau emiten. Jenis saham ini yang paling umum diperdagangkan, baik untuk ritel maupun korporat.

Banyak keuntungan yang didapatkan dari Saham biasa (common stock) ini, yaitu hak mendapatkan hasil penjualan perusahaan, hak suara dan dividen (jika perusahaan menghasilkan keuntungan). Selain itu, jenis saham ini bisa memilih dewan komisaris dan haknya lebih didahulukan.

Klik icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Comment